1.300 orang Berpartisipasi Bersihkan Waduh Cengklik Boyolali, Hingga Pecahkan Rekor Muri (Doc.Istimewa)
Bratapos / Daerah

1.300 orang Berpartisipasi Bersihkan Waduh Cengklik Boyolali, Hingga Pecahkan Rekor Muri

Terbit : 10-Aug-2024, 16:52 WIB // Pewarta : Arifin, Editor : Arifin // Viewers : 216 Kali

Boyolali||Jateng,Bratapos.com - Sekitar 1.300 orang berpartisipasi dalam aksi membersihkan Waduk Cengklik Boyolali hingga berbuat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) pada Kamis (8/8/2024) pagi.

Acara tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Festival Waduk Cengklik yang dimulai dari Kamis-Minggu (8-11/8/2024). Kegiatan bersih-bersih Waduk Cengklik diikuti kalangan anggota TNI AU, pegawai Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Pemkab Boyolali, pelajar, dan masyarakat Ngemplak serta Sambi.

Terlihat para peserta membersihkan eceng gondok di area Waduk Cengklik yang airnya telah menyusut. Ada pula alat berat yang mengeruk eceng gondok di dalam air.

Danlanud Adi Soemarmo, Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko, menyampaikan kegiatan pembersihan Waduk Cengklik dimotori BBWS Bengawan Solo, Lanud Adi Soemarmo, dan Pemkab Boyolali.

“Kami berinisiatif membersihkan Waduk Cengklik karena ini merupakan salah satu objek vital untuk pemenuhan air pertanian, kebutuhan sehari-hari, wisata alam maupun kreatif. Sehingga kami mendorong agar perekonomian di Boyolali berkembang,” ujar dia seusai acara.

Ia menyampaikan dengan pembersihan Waduk Cengklik Boyolali dapat membuat lokasi tersebut sebagai sentra ekonomi. Juniar melihat animo masyarakat sangat besar dalam mengikuti kegiatan pembersihan Waduk Cengklik.

Ia berharap hal tersebut bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga perekonomian di sekitar Waduk Cengklik bisa terus berkembang. Selanjutnya, Juniar mengungkapkan acara Festival Waduk Cengklik tidak hanya berhenti sebatas pembersihan waduk.

Masih ada berbagai kegiatan seperti donor darah, khitanan massal, penanaman pohon, susur waduk, dan hiburan untuk masyarakat. “Rangkaian kegiatan selama empat hari. Harapannya dalam empat hari, kami bisa menarik masyarakat dan investor untuk menggerakkan roda ekonomi,” kata dia.

Mengangkat Perekonomian

Sementara itu, Kepala BBWS Bengawan Solo Ditjen SDA Kementerian PUPR, Maryadi Utama, menyampaikan ada sekitar 1.300 orang yang mengikuti kegiatan bersih-bersih Waduk Cengklik. Jumlah tersebut melebihi target 1.200 orang.

“Pada Sabtu nanti kami ada acara puncak yaitu Festival Waduk Cengklik dan Gebyar Merdeka. Di sanalah nanti kami akan mengangkat perekonomian masyarakat sekitar Waduk Cengklik,” kata dia.

Sabtu nanti, lanjut Maryadi, ada kegiatan susur waduk, fashion show, lomba fotografi, lomba mewarnai untuk anak, aeromodelling, lomba perahu naga, hiburan, dan sebagainya.

Sementara itu, Camat Ngemplak, Ari Wahyu Prabowo, mengatakan sebelum acara pemecahan rekor Muri, masyarakat dari 12 desa di Kecamatan Ngemplak bersama para pedagang dan komunitas setempat menggelar kirab.

“Potensi Waduk Cengklik sangat luar biasa. Air memang sebagai sumber mengairi pertanian. Selain itu, di sini ada potensi perikanan karena ada karamba. Masyarakat sekitar juga menggantungkan kehidupan dari wisata,” kata dia.

Selanjutnya, Ari mengatakan Waduk Cengklik wajib dibersihkan karena ada eceng gondok yang sangat mengganggu ekosistem sekitar. Semakin banyaknya eceng gondok bakal mempengaruhi kualitas air. Selain itu, eceng gondok yang mati lalu mengendap di air dapat mengakibatkan pendangkalan.

Ia berharap dengan kegiatan yang diselenggarakan itu dapat mencitrakan Waduk Cengklik sebagai destinasi wisata yang layak dikunjungi. Ari juga berharap Festival Waduk Cengklik bisa digelar rutin tahunan agar bisa seperti Festival Danau Toba.

“Di sini juga dibuat olahraga dayung. Alhamdulillah atlet dayung Jawa Tengah berlatih di sini, dan nantinya ada lomba dayung juga. Ke depan, diharapkan bisa menjadi arena dayung dan olahraga air lainnya,” kata dia. (Arifin)


Pilihan Untukmu