Jembatan “Merah Putih” di Kabupaten Pati Hampir Rampung, Polisi Turun Tangan Percepat Akses Warga Banyuurip Jembatan “Merah Putih” di Kabupaten Pati Hampir Rampung, Polisi Turun Tangan Percepat Akses Warga Banyuurip / jateng (17-Apr-2026)
Bratapos / Daerah

Jembatan “Merah Putih” di Kabupaten Pati Hampir Rampung, Polisi Turun Tangan Percepat Akses Warga Banyuurip

Terbit : 17-Apr-2026, 17:38 WIB // Pewarta : jateng, Editor : jateng // Viewers : 39 Kali

PATI, Jateng | Bratapos.com - Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati kembali menunjukkan progres signifikan. Jembatan “Merah Putih” yang berada di Dukuh Jenggolo, Desa Banyuurip, Kecamatan Margorejo, kini hampir rampung dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pembangunan jembatan ini mendapat perhatian langsung dari Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, sebagai bagian dari program Bakti Sosial Polri yang berfokus pada kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah pedesaan.

Jembatan tersebut menjadi akses vital penghubung antara Desa Banyuurip, Dukuh Jenggolo, dan Desa Pegandan. Selama ini, warga harus menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi jembatan lama yang rusak dan tidak layak digunakan.

Kegiatan pembangunan dilaksanakan pada Jumat (17/4/2026) di kawasan Petak 38 M Blok Bunder, Hutan Perhutani RPH Sukobubuk BKPH Muria Pati. Proses pengerjaan difokuskan pada tahap akhir, yakni pengecoran jembatan.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Margorejo AKP Dwi Kristiawan menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat.

“Kami tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga hadir membantu pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 7 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 60 sentimeter. Saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan segera selesai dalam waktu dekat.

Pengerjaan jembatan melibatkan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Margorejo AKP Dwi Kristiawan bersama Kasat Binmas Polresta Pati Kompol Sunar serta Wakapolsek Margorejo Iptu Edi Siswoyo, didukung personel Polsek Margorejo dan warga setempat melalui gotong royong.

Keberadaan jembatan ini diprediksi akan memberikan dampak besar bagi mobilitas warga. Selain menjadi jalur utama penghubung antar desa, jembatan ini juga mempermudah akses pelajar dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jika sebelumnya warga harus menempuh jarak sekitar 15 kilometer dengan waktu tempuh 30 menit, kini cukup 4 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 10 menit,” jelas AKP Dwi.

Kepala Desa Banyuurip, Sugito, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas dukungan dan kepedulian terhadap pembangunan di desanya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polri, khususnya Kapolresta Pati. Jembatan ini sangat membantu aktivitas warga dan para pelajar,” ungkapnya.

Dengan hampir rampungnya pembangunan Jembatan “Merah Putih” di Kabupaten Pati, diharapkan akses transportasi warga semakin lancar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antar wilayah di Kecamatan Margorejo.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Dalam waktu dekat, jembatan ini ditargetkan sudah dapat digunakan oleh masyarakat secara penuh.

 

(Saekan/Dul)


Pilihan Untukmu