Grobogan||jateng.bratapos.com - Rapat Paripurna ke-29 DPRD Kabupaten Grobogan dilaksanakan dengan agenda penting, yaitu penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Hati Nurani Rakyat (HANURA) mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2024. Juru bicara Fraksi Hati Nurani Rakyat, Sofiatul Mudhakiroh, SE., memaparkan pemandangan umum fraksinya dalam rapat yang dihadiri oleh Bupati Grobogan, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran terkait, senin (2/9/2024) berlangsung digedung DPRD Grobogan secara tertib.
Fraksi Hati Nurani Rakyat memulai penyampaiannya dengan mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Sidang yang telah memberikan kesempatan untuk menyampaikan Pemandangan Umum ini. Mereka juga menyampaikan penghargaan kepada Bupati Grobogan yang telah menyelesaikan dan menyampaikan Raperda tersebut pada Rapat Paripurna sebelumnya.
Dalam sambutannya, Fraksi Hati Nurani Rakyat mengingatkan momen perayaan HUT Republik Indonesia yang ke-78, berharap bahwa perayaan tersebut dapat menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan dan pembangunan yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Sofiatul Mudhakiroh, SE., menyampaikan Pemandangan Umum Fraksi Hati Nurani Rakyat.
"Pendapatan retribusi daerah setelah perubahan direncanakan sebesar Rp1.212.690.000,00, mengalami penurunan dari sebelumnya yang sebesar Rp1.217.160.000,00."
Fraksi Hati Nurani Rakyat mengharapkan realisasi pendapatan dapat tercapai bahkan melampaui target.
Fraksi Hati Nurani Rakyat mempertayakan Penjelasan mengenai sektor-sektor penyebab penurunan pendapatan, dan Realisasi perolehan pendapatan retribusi daerah hingga Juli 2024.
"Untuk perbelanjaan Dinas Pendidikan, Sub Kegiatan Pengadaan Perlengkapan Sekolah direncanakan sebesar Rp122.586.500,00. Anggaran ini baru dialokasikan dalam perubahan APBD, sedangkan sebelumnya tidak ada alokasi."
Fraksi Hati Nurani Rakyat juga mempertayakan mengenai rincian penggunaan anggaran untuk perlengkapan sekolah dan jenis perlengkapan yang dianggarkan.
"Sekolah-sekolah mana saja yang akan mendapatkan perlengkapan sekolah dari anggaran tersebut?"
Fraksi Hati Nurani Rakyat mengakhiri pemandangan umum mereka dengan harapan agar semua pertanyaan dan penjelasan dapat diberikan secara jelas, sehingga pembahasan Raperda ini dapat dilakukan secara transparan dan produktif. (Arifin)