Rembang) Aspal Jembatan Jalan gajah mada Depan SMA 1 Rembang Mengelupas Meski Baru Dikerjakan, Warga Harap Segera Diperbaiki Rembang) Aspal Jembatan Jalan gajah mada Depan SMA 1 Rembang Mengelupas Meski Baru Dikerjakan, Warga Harap Segera Diperbaiki / jateng (08-Mar-2026)
Bratapos / Daerah

Rembang) Aspal Jembatan Jalan gajah mada Depan SMA 1 Rembang Mengelupas Meski Baru Dikerjakan, Warga Harap Segera Diperbaiki

Terbit : 08-Mar-2026, 15:18 WIB // Pewarta : jateng, Editor : jateng // Viewers : 91 Kali

 

 

Rembang-jateng,bratapos.com

 

Rembang –8 maret 2026 Kondisi lapisan aspal di jembatan Jalan gajah mada, tepatnya di depan SMA 1 Rembang, Kabupaten Rembang, menjadi sorotan warga. Pasalnya, aspal yang diduga baru selesai dikerjakan sekitar akhir Januari 2026 kini dilaporkan sudah mengelupas dan berlubang di beberapa titik.

 

Pantauan  lokasi menunjukkan terdapat setidaknya dua lubang yang cukup besar pada permukaan aspal jembatan. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.

 

Seorang warga sekitar yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan kepada awak media bahwa pekerjaan pengaspalan tersebut dikerjakan dalam waktu relatif singkat.

 

“Kalau tidak salah sekitar akhir Januari, Mas. Aspal lama yang sudah rusak sebelumnya dikeruk menggunakan alat berat. Pengerjaannya pakai mesin aspal, tapi hanya satu atau dua hari sudah selesai,” ujarnya.

 

Warga tersebut juga menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang ia dengar dari pekerja di lapangan, proyek pengaspalan tersebut berkaitan dengan kegiatan dari Dinas Bina Marga Provinsi. Sementara pelaksana proyek disebut berasal dari wilayah Pati. Namun demikian, informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.

 

Selain itu, warga menduga proses pengerjaan saat itu tetap dilakukan meskipun kondisi cuaca sedang hujan. Hal tersebut dinilai berpotensi mempengaruhi kualitas hasil pengaspalan.

 

“Kami berharap segera ada perbaikan supaya tidak membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait maupun kontraktor pelaksana pekerjaan guna memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi tersebut, sesuai dengan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.


Pilihan Untukmu