Semarang || jateng.bratapos.com - Program Studi Magister Hukum Universitas Semarang (USM) terus menarik perhatian calon mahasiswa, baik dari dalam maupun luar negeri. Peminatnya meningkat signifikan, termasuk dari luar Provinsi Jawa Tengah dan bahkan dari luar negeri seperti Singapura, Brunei Darussalam, hingga Hongkong.
Ketua Program Studi Magister Hukum USM, Dr. Drs. Adv. H. Kukuh Sudarmanto, B.A., S.Sos., S.H., M.H., M.M., menjelaskan bahwa mahasiswa MH USM berasal dari beragam latar belakang disiplin ilmu, profesi, dan wilayah. Bahkan ada yang sudah bergelar magister maupun doktor.
“Mahasiswa kami ada yang berpangkat Kombes, Brigjen, dan berdinas di berbagai instansi penting seperti Akpol dan Bareskrim Polri,” ujarnya.
Salah satu mahasiswa berprestasi adalah Ipda Ari Rachman Fadilah, S.Tr.K., alumni Akademi Kepolisian yang kini bertugas sebagai Kanit III Sat Reskrim Polres Lombok Utara. Ari sebelumnya menjabat sebagai Kanit II Sat Reskrim Polres Sumbawa Barat.
“Belajar S2 Hukum di USM adalah langkah saya untuk memperdalam ilmu hukum, agar dapat menunjang kinerja saya di kepolisian secara profesional dan berintegritas,” kata Ari.
Kukuh menambahkan, meski kuliah dari jauh, Ari menunjukkan komitmen tinggi terhadap pendidikan. “Saudara Ari selalu menyelesaikan tugas tepat waktu dan lulus dengan IPK tinggi. Ia juga aktif berinteraksi dengan dosen serta mahasiswa lainnya,” ungkapnya.
Perkuliahan Magister Hukum USM sendiri dilakukan dengan sistem hybrid, sehingga fleksibel bagi mahasiswa dari berbagai daerah maupun luar negeri.