Iwan Ajak Rombongan Anak SD Mengenal Cagar Budaya dan Sejarah Pendopo Si Panji Acara Mengenal Cagar Budaya dan Sejarah Pendopo Si Panji
Bratapos / Pendidikan

Iwan Ajak Rombongan Anak SD Mengenal Cagar Budaya dan Sejarah Pendopo Si Panji

Terbit : 11-Oct-2024, 21:07 WIB // Pewarta : Arifin, Editor : Arifin // Viewers : 143 Kali

Kranji||jateng.bratapos.com-Ada yang spesial ketika rombongan siswa kelas 4 SD Negeri 4 Kranji mengunjungi Pendopo Si Panji untuk belajar mengenai cagar budaya serta sejarah Pendopo Si Panji pada Jumat (11/10/24). Pasalnya Pj Iwanuddin secara langsung ikut menyapa dan mengajak 83 siswa memasuki dan duduk langsung di kursi bupati. Hal tersebut dilakukan untuk memotivasi anak-anak sedari kecil menjadi pemimpin

Kedatangan Pj Iwanuddin secara tidak terduga kepada siswa yang sedang belajar dan mendengarkan penjelasan salah satu tim Humas Sekda Banyumas Pandu disambut dengan teriakan dan tawa gembira dari sejumlah siswa, guru pendamping serta wali murid

Pj Iwanuddin dalam kesempatan tersebut langsung bertanya kepada sejumlah siswa mengenai cita-cita yang diinginkan ketika dewasa nanti. Terlihat banyak yang menjawab beberapa profesi seperti guru, dokter, pilot dan masih banyak lagi

"Kalo menjadi bupati siapa yang mau?," tanyanya yang disambut dengan suara riuh siswa SD

Dihadapan para siswa SD ia menuturkan untuk menjadikan bupati menjadi salah satu cita-cita ketika dewasa nanti, pasalnya dengan menjadi bupati maka dapat membantu banyak orang, ikut memajukan Banyumas dan membuat masyarakat Banyumas sejahtera, jelasnya secara sederhana

Untuk memotivasi anak-anak menjadi bupati, ia langsung mengajak rombongan melihat dan merasakan duduk langsung di kursi Bupati 

"Ini tempat kerja bupati. Bermimpilah menjadi bupati ya adik-adik. Kalian ini calon bupati masa depan," tuturnya 

Dalam kesempatan tersebut ia juga berpesan kepada rombongan untuk menjaga kesehatan, menghormati dan menyayangi orang tua serta memperhatikan pendidikan.

"Tolong bimbing murid dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai anak Banyumas ada yang putus sekolah. Biarkan kami, pemerintah yang berfikir dan memberikan yang terbaik," ucapnya.

Salah satu guru pendamping Kessy menuturkan rasa haru dan tersanjung karena dapat langsung disapa dan diajak masuk ke kantor bupati 

"Senang, karena baru kali pertama rombongan sekolah diizinkan masuk ke ruangan bupati dan diterima dengan tangan terbuka oleh bapak bupati," ungkapnya


Pilihan Untukmu