Patroli Dini Hari di Kabupaten Pati Gagalkan Tawuran 25 Pemuda Sukolilo, Polisi Wajibkan Absen Bersama Orang Tua Patroli Dini Hari di Kabupaten Pati Gagalkan Tawuran 25 Pemuda Sukolilo, Polisi Wajibkan Absen Bersama Orang Tua / Redaksi Bratapos (26-Feb-2026)
Bratapos / Remaja

Patroli Dini Hari di Kabupaten Pati Gagalkan Tawuran 25 Pemuda Sukolilo, Polisi Wajibkan Absen Bersama Orang Tua

Terbit : 26-Feb-2026, 04:03 WIB // Pewarta : Redaksi Bratapos, Editor : Redaksi Bratapos // Viewers : 80 Kali

Pati | Bratapos.com - Upaya tawuran antar pemuda di wilayah Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, berhasil digagalkan aparat kepolisian pada Rabu (25/2/2026) dini hari. Sebanyak 25 pemuda dari dua dukuh diamankan sebelum bentrokan terjadi, sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Pati tetap kondusif.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.20 WIB di jalan alternatif Sukolilo–Kudus, tepatnya di wilayah Dukuh Penggingwangi, Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo. Aksi yang diduga hendak berujung tawuran itu melibatkan pemuda dari Dukuh Penggingwangi dan Dukuh Poncomulyo, Desa Gadudero.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan, menjelaskan bahwa insiden bermula dari kesalahpahaman di jalan. Rombongan pemuda dari Poncomulyo yang melintas sepulang dari wilayah Kayen diduga menggeber knalpot motor saat melintasi Dukuh Penggingwangi.

“Awalnya hanya persoalan sepele, motor digeber saat melintas sehingga memicu ketersinggungan warga setempat. Informasi itu kemudian cepat menyebar dan mengundang reaksi kelompok lain,” ujar AKP Sahlan.

Mendapat laporan adanya potensi keributan, personel Polsek Sukolilo yang tengah melaksanakan patroli rutin dini hari langsung menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, polisi mendapati dua kelompok pemuda telah berkumpul dan diduga bersiap untuk saling serang.

“Anggota kami segera melakukan langkah persuasif dan pengamanan. Alhamdulillah, belum sempat terjadi bentrokan fisik,” tegasnya.

Sebanyak 17 pemuda dari Dukuh Poncomulyo dan 8 pemuda dari Dukuh Penggingwangi kemudian diamankan ke Mapolsek Sukolilo untuk didata dan diberikan pembinaan. Pihak kepolisian juga memanggil orang tua masing-masing guna menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Menurut AKP Sahlan, langkah tersebut diambil sebagai bentuk pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah Kabupaten Pati.

“Kami lakukan mediasi dan kedua belah pihak sepakat membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Orang tua kami libatkan agar pengawasan terhadap anak-anak mereka lebih maksimal,” katanya.

Tak hanya itu, para pemuda yang terlibat juga diwajibkan melakukan absen rutin di Mapolsek Sukolilo sebagai bentuk kontrol dan pembinaan lanjutan.

“Langkah ini sebagai efek jera sekaligus pengawasan. Kami ingin mereka fokus pada kegiatan yang lebih positif,” imbuhnya.

Polsek Sukolilo menegaskan patroli dini hari di wilayah Kecamatan Sukolilo dan sekitarnya akan terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan menjelang sahur, guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Pati.

“Kami mengimbau masyarakat di Kabupaten Pati agar segera melapor apabila mengetahui adanya potensi konflik atau keributan. Pencegahan tentu jauh lebih baik daripada penindakan,” pungkas AKP Sahlan.

 

(BB k/Pipit)


Pilihan Untukmu