Pelajar Asal Kabupaten Pati Ditemukan Meninggal di BRSPD Margo Laras, Polresta Pati Bergerak Cepat Tangani Kasus Pelajar Asal Kabupaten Pati Ditemukan Meninggal di BRSPD Margo Laras, Polresta Pati Bergerak Cepat Tangani Kasus / jateng (10-May-2026)
Bratapos / Hukum

Pelajar Asal Kabupaten Pati Ditemukan Meninggal di BRSPD Margo Laras, Polresta Pati Bergerak Cepat Tangani Kasus

Terbit : 10-May-2026, 09:37 WIB // Pewarta : jateng, Editor : jateng // Viewers : 54 Kali

PATI, Jateng | Bratapos.com - Jajaran Polresta Pati bergerak cepat menangani penemuan seorang pelajar yang meninggal dunia di lingkungan BRSPD Margo Laras Pati, tepatnya di Jalan Sudiono turut Dukuh Gebyaran, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jumat (8/5/2026).

Korban diketahui berinisial MIP (13), seorang pelajar asal Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh petugas perawat BRSPD saat hendak dibangunkan untuk mengikuti kegiatan rutin olahraga pagi di ruang UKS atau poliklinik.

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Pamapta 1 Polresta Pati bersama piket Reskrim dan Tim INAFIS langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), olah TKP, serta pemeriksaan awal guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Saat berada di lokasi, petugas menemukan korban dalam posisi terlentang di lantai ruang isolasi atau ruang perawatan. Polisi juga menemukan satu helai tali rafia yang tergantung di pintu utama dalam kondisi terputus. Sejumlah saksi dan petugas rehabilitasi kemudian dimintai keterangan untuk kepentingan penyelidikan.

Saksi pertama, DARD (34), tenaga kesehatan BRSPD, menjelaskan bahwa dirinya mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat hendak membangunkan korban pada pagi hari. Sementara saksi kedua, AARP (21), petugas keamanan BRSPD, langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan tenaga kesehatan BRSPD, korban sebelumnya menjalani observasi medis karena memiliki riwayat penyakit TBC dan beberapa kali melakukan percobaan melukai diri sendiri.

Dokter Puskesmas Margorejo, dr. Sigit Prawoto, yang melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban menyampaikan bahwa ditemukan adanya bekas jeratan di bagian leher.

“Kami menemukan tanda jeratan melingkar pada leher korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh lainnya,” jelas dr. Sigit Prawoto.

Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kematian korban akibat gangguan pernapasan.

“Dugaan sementara penyebab kematian adalah gagal pernapasan akibat sumbatan jalan napas. Hasil pemeriksaan telah kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.

Kapolresta Pati melalui KA SPKT Polresta Pati, IPDA Sismiyarto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari Polsek Margorejo.

“Personel langsung menuju TKP bersama Reskrim dan INAFIS untuk melakukan penanganan awal serta memastikan situasi aman dan kondusif,” ujarnya.

Selain melakukan penanganan secara profesional, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan keluarga korban terkait proses penanganan kejadian tersebut.

“Kami mengedepankan langkah humanis dan komunikasi dengan keluarga korban agar seluruh proses berjalan baik,” tambah IPDA Sismiyarto.

Hasil koordinasi tersebut menyebutkan bahwa pihak keluarga menerima kejadian yang dialami korban dan menyatakan tidak akan menuntut pihak manapun. Keluarga juga bersedia menandatangani surat pernyataan terkait kejadian tersebut.

Selama proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.

 

(Tim BP)


Pilihan Untukmu