Pria Asal Kabupaten Pati Diduga Dianiaya OTK Saat Beli Sate Kambing di Pucakwangi Pria Asal Kabupaten Pati Diduga Dianiaya OTK Saat Beli Sate Kambing di Pucakwangi / jateng (10-May-2026)
Bratapos / Hukum

Pria Asal Kabupaten Pati Diduga Dianiaya OTK Saat Beli Sate Kambing di Pucakwangi

Terbit : 10-May-2026, 09:45 WIB // Pewarta : jateng, Editor : jateng // Viewers : 33 Kali

PATI, Jateng | Bratapos.com - Seorang pria berinisial AH (30), warga Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) saat membeli sate kambing di wilayah Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Kamis (7/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Kasus dugaan penganiayaan di Kabupaten Pati tersebut kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Pucakwangi bersama Tim Resmob Polresta Pati terus melakukan pendalaman guna mengungkap identitas pelaku.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pucakwangi AKP Suwarno membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialami korban.

“Benar, kami menerima laporan dugaan penganiayaan terhadap korban berinisial AH, usia 30 tahun. Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Suwarno.

Peristiwa bermula saat korban hendak membeli sate kambing yang mangkal di depan rumah Bidan Triyani di Dukuh Soko, Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati.

Saat korban hendak membayar pesanan sate, tiba-tiba datang seorang pria tidak dikenal yang meminta agar korban membayari sate miliknya. Namun korban menolak permintaan tersebut karena tidak mengenal pelaku.

Diduga tersinggung atas penolakan tersebut, pelaku kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan tangan kosong.

“Pelaku beberapa kali menyikut kepala korban, mencekik bagian leher, dan memukul hidung korban hingga mengalami pendarahan,” jelas AKP Suwarno.

Usai kejadian, korban langsung pulang ke rumah dan memberitahukan peristiwa yang dialaminya kepada ibunya, SF (45). Mengetahui kondisi korban mengalami luka dan hidung berdarah, keluarga kemudian membawa korban berobat ke Puskesmas II Pucakwangi.

Selain meminta keterangan dari korban dan keluarga, polisi juga telah memeriksa seorang penjual sate yang berada di lokasi kejadian. Namun identitas lengkap penjual sate tersebut masih belum diketahui oleh pelapor.

“Kami telah memeriksa pelapor dan sejumlah saksi, mendatangi lokasi kejadian, serta berkoordinasi dengan Tim Resmob Polresta Pati untuk membantu proses penyelidikan,” kata AKP Suwarno.

Hingga kini, petugas masih melakukan pencarian terhadap pelaku serta mendalami kemungkinan adanya saksi tambahan maupun barang bukti lain di sekitar lokasi kejadian.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat Kabupaten Pati yang mengetahui informasi terkait pelaku penganiayaan tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan darurat 110 guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

 

(BB k/aries)


Pilihan Untukmu