Rembang || Jateng.Bratapos.com – Warga di sekitar kawasan eks Stasiun Rembang dikejutkan oleh insiden pembacokan yang terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa itu diduga dipicu oleh cekcok antara seorang pengamen dan warga yang berujung pada tindakan kekerasan. Jum'at (25/07/2025).
Berdasarkan keterangan saksi mata, insiden bermula sekitar pukul 01.00 WIB saat seorang pengamen meminta sebungkus rokok kepada seseorang di lokasi tersebut. Namun, karena hanya diberi sebatang, pengamen itu tersinggung hingga terjadi adu mulut.
“Saya lihat korban datang ke warung dalam kondisi berlumuran darah,” ujar R, seorang saksi mata. Ia mengaku ketakutan karena pelaku masih membawa senjata tajam dan sempat mengejar korban.
Lokasi kejadian memang dikenal masyarakat sebagai tempat yang rawan keributan. Sejumlah warung kopi di kawasan eks stasiun itu diduga kerap disalahgunakan untuk menjual dan mengonsumsi minuman keras, meski hanya berjarak sekitar 300 meter dari sebuah pondok pesantren ternama di Rembang.
Kepala Satpol PP Rembang, Sulistyo, membenarkan bahwa pihaknya telah berulang kali melakukan razia di kawasan tersebut. “Kami sering operasi, Pak. Tapi habis razia, kambuh lagi,” katanya.
Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Rembang, IPTU Widodo, SH., MH., mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyebut pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku. “Kami dari Polres dan tim Resmob sudah melakukan penyelidikan dan pengejaran,” tegasnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, korban dan pelaku tidak saling mengenal, dan peristiwa ini diduga dipengaruhi oleh konsumsi alkohol. Masyarakat pun mengaku resah karena kerap terjadi keributan di area tersebut.
(as.at)