Pengacara Banyumas Tewas Terkubur di Hutan, 4 Orang Diamankan Foto: Pengacara Banyumas tewas terkubur di hutan.
Bratapos / Hukum

Pengacara Banyumas Tewas Terkubur di Hutan, 4 Orang Diamankan

Terbit : 17-Dec-2025, 10:31 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 115 Kali

CILACAP, Bratapos.com– Seorang pengacara asal Desa Tambaksogra, Kecamatan Subang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bernama Aris Munadi, ditemukan tewas terkubur di kawasan hutan jati Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap. Jasad korban ditemukan pada Kamis (11/12/2025) dini hari.

Korban diketahui berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke Kabupaten Cilacap pada Jumat (21/11/2025). Namun, sehari kemudian, Sabtu (22/11/2025), Aris tidak lagi dapat dihubungi. Keluarga kemudian melaporkan kehilangan tersebut ke Polres Banyumas pada Senin (24/11/2025).

Kasat Reskrim Polresta Cilacap, Kompol Guntar Arif Setyoko, mengatakan pihaknya bersama Polres Banyumas membentuk tim gabungan untuk melakukan pencarian terhadap korban.

“Kami bersama Polres Banyumas membentuk tim gabungan untuk mencari korban yang dilaporkan hilang. Setelah dilakukan penyelidikan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kompol Guntar, Kamis (11/12/2025).

Ia menjelaskan, jasad korban ditemukan terkubur secara dangkal dengan kedalaman sekitar satu meter di tengah hutan jati, dengan jarak kurang lebih 200 meter dari jalan raya.

“Jasad korban diperkirakan sudah terkubur sekitar dua pekan. Namun untuk penyebab pasti kematian, kami masih menunggu hasil autopsi,” jelasnya.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, polisi juga mendalami keberadaan mobil korban, Toyota Calya bernomor polisi R 1927 RF, yang ditemukan terparkir di pinggir jalan Desa Margasari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, sejak Jumat (28/11/2025).

Terkait kasus tersebut, polisi telah mengamankan empat orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa kematian korban.

“Kami mengamankan empat orang yang diduga terkait dengan peristiwa ini. Saat ini status mereka masih sebagai saksi,” terang Kompol Guntar.

Keempat orang tersebut diketahui merupakan kenalan atau rekan korban. Polisi masih terus mendalami keterangan mereka untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Purwokerto, Happy Sunaryanto, menyatakan pihaknya akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

“Kami mengapresiasi langkah kepolisian yang telah berhasil mengungkap keberadaan almarhum. Selanjutnya, kami berkomitmen mengawal proses hukum ini sampai selesai,” kata Happy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/12/2025).

Ia menambahkan, Peradi berharap kepolisian dapat menuntaskan kasus ini secara menyeluruh, termasuk memproses setiap pihak yang terbukti terlibat, baik sebagai pelaku utama maupun pihak yang membantu.

Happy juga menyebutkan bahwa Peradi telah melakukan pendampingan sejak awal korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Usai dilakukan autopsi, jenazah Aris Munadi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Karangwangkal, Purwokerto, Kamis sekitar pukul 15.00 WIB, dengan dihadiri ratusan kerabat dan rekan sejawat.


Pilihan Untukmu