Modus WhatsApp Bodong Catut Nama KPK Foto : Secreenshoot pesan WhatsApp dari oknum yang mengklaim sebagai staf dari Pusat Edukasi Anti-Korupsi.
Bratapos / Hukum

Modus WhatsApp Bodong Catut Nama KPK

Terbit : 01-May-2025, 19:37 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 152 Kali

Jateng.bratapos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengimbau masyarakat agar waspada terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan pegawai lembaga antirasuah tersebut. Baru-baru ini, KPK menerima laporan tentang pesan WhatsApp dari oknum yang mengklaim sebagai staf dari Pusat Edukasi Anti-Korupsi (Anti-Corruption Learning Center).

Dalam pesan tersebut, pelaku mengaku bertindak atas instruksi pimpinan atau deputi KPK untuk menindaklanjuti surat rekomendasi terkait kegiatan “Asta Cita Orientasi Pendalaman Tugas/Bimtek.” Surat itu diklaim ditujukan kepada kepala daerah dan anggota DPRD di berbagai wilayah.

Menanggapi hal itu, KPK menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan surat atau pesan sebagaimana dimaksud. “Kami pastikan pesan dan surat tersebut bukan berasal dari KPK. Itu murni penipuan yang mencatut nama lembaga,” ujar pernyataan resmi KPK.

Lembaga antikorupsi ini menjelaskan bahwa pegawai KPK yang menjalankan tugas selalu dibekali surat resmi dan identitas yang sah. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk berhati-hati.

“Masyarakat jangan mudah percaya dengan pesan yang mengatasnamakan KPK tanpa verifikasi yang jelas. Jangan memberikan informasi pribadi atau menanggapi permintaan mencurigakan,” tegas KPK.

Jika menemukan kasus serupa, KPK mengarahkan masyarakat untuk segera melapor ke Call Center 198 atau email pengaduan@kpk.go.id. Masyarakat juga bisa melaporkannya ke kepolisian setempat.

KPK menutup pernyataan dengan ajakan kepada seluruh masyarakat agar waspada terhadap berbagai modus penipuan, termasuk yang berkedok pemrosesan perkara, pemerasan, atau permintaan sumbangan atas nama lembaga.


Pilihan Untukmu