Polri Berhasil Pulangkan DPO Kasus Judi Online dari Filipina Polri Berhasil Pulangkan DPO Kasus Judi Online dari Filipina
Bratapos / Hukum

Polri Berhasil Pulangkan DPO Kasus Judi Online dari Filipina

Terbit : 22-Nov-2024, 13:22 WIB // Pewarta : Arifin, Editor : Arifin // Viewers : 153 Kali

Filipina||jateng.bratapos.com - Dittipidsiber Bareskrim Polri kembali menunjukkan keberhasilannya dalam penanganan kejahatan siber dengan mengamankan dan memulangkan seorang tersangka Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus judi online platform W88 dari Filipina. Penangkapan tersangka ini melibatkan kolaborasi lintas negara, termasuk Kepolisian Filipina, Imigrasi, dan Presidensial Anti-Organized Crime Commission Filipina.

Tersangka berinisial HS, seorang Warga Negara Indonesia (WNI), diketahui berperan sebagai manajer regional dalam operasional platform judi online W88. Melalui kerja sama internasional yang intensif, Polri berhasil mengamankan dan memulangkan HS ke Indonesia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

"Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, kita berhasil memulangkan tersangka yang selama ini menjadi DPO dari kasus judi online. Ini adalah langkah penting dalam upaya pemberantasan kejahatan siber," ujar Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol. Jeffri Dian Januarta, S.H., S.I.K., saat memberikan keterangan pers di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (21/11/2024).

Penangkapan HS ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberantas kejahatan siber, khususnya judi online yang kerap meresahkan masyarakat. Dengan langkah ini, Polri kembali menegaskan keseriusannya dalam membongkar jaringan kejahatan siber yang melibatkan pelaku lintas negara.

HS kini berada di bawah pengawasan Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kolaborasi internasional memiliki peran penting dalam pemberantasan kejahatan transnasional. Polri berkomitmen untuk terus memperluas jaringan kerja sama lintas negara dalam upaya memerangi kejahatan siber yang semakin kompleks.


Pilihan Untukmu