Jepara || Jateng.Bratapos.com — Sebuah kasus penipuan dengan modus hipnotis berkedok penjualan jajanan mengejutkan warga Perumahan Graha Kartini, Kelurahan Jobokuto, Kecamatan Jepara Kota. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (15/6/2025) itu viral setelah video pengakuan korban beredar luas di media sosial pada Kamis (19/6/2025), menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Dalam video yang diunggah, korban mengaku didatangi oleh seorang pria asing berpakaian rapi yang berpura-pura menjadi sales permen dan minuman. Pelaku memberikan beberapa tester jajanan, dan tak lama setelah mencicipi, korban merasa kehilangan kesadaran. “Saya dan adik saya seperti kehilangan kesadaran. Tahu-tahu kami sudah bayar mahal untuk permen dan minuman yang biasa saja,” ujar korban dalam video sambil menunjukkan nota pembelian sebesar Rp947.000.
Rekaman tersebut juga memperdengarkan suara korban yang menyatakan keheranannya atas harga produk yang dibeli. “Iki loh bolo, permen ngeneiki ameh sak juta. Aku karo adikku kena hipnotis bolo,” katanya dengan nada geram. Unggahan itu langsung viral dan menuai berbagai reaksi dari warganet, yang mendesak aparat segera bertindak.
Warga sekitar menyebut kejadian serupa pernah terjadi beberapa bulan sebelumnya di sekitar Pasar Jepara, juga melibatkan pelaku asing dengan modus berbeda. Berdasarkan kasus ini, pelaku diketahui sering tampil rapi, menawarkan produk yang tampak umum seperti permen dan sabun, serta berbicara dengan ramah untuk menarik perhatian calon korban.
Untuk menghindari kejadian serupa, warga diimbau agar menolak secara tegas tawaran dari orang tak dikenal, tidak menerima tester dari pihak tidak resmi, memasang CCTV sebagai alat pemantau, dan segera melapor ke pihak berwenang jika mencurigai adanya potensi penipuan. Kasus ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan adalah kunci utama melindungi diri dari kejahatan yang kerap datang dalam bentuk yang tak terduga.