Gagal Demo Presma UMK Tidak Punya Legitimasi; DPM Didesak Oleh 4 Gubernur BEM UMK "Segera Ambil Langkah Kongkrit " Surat peryataan tidak berpartisipasi Aksi Demonstrasi (Doc.Istimewa)
Bratapos / Hukum

Gagal Demo Presma UMK Tidak Punya Legitimasi; DPM Didesak Oleh 4 Gubernur BEM UMK "Segera Ambil Langkah Kongkrit "

Terbit : 29-Aug-2024, 18:25 WIB // Pewarta : Arifin, Editor : Arifin // Viewers : 301 Kali

Kudus||jateng.bratapos.com - Seruan Demo yang di gaungkan oleh PRESIDEN BEM UMK (KY), malah mendapatkan banyak penolakan dari 4 Gubernur BEM Fakultas di Universitas Muria Kudus (29/8/2024).

Di antaranya: M. Ilham djufan musafa ketua bem fakultas hukum, M. Naufal Rizqiawan ketua bem FEB, Abdullah in'am maulana ketua bem f. Psi. , Dava raihan Nazwa ketua BEM FK.

Padahal Demo yang sejatinya akan dilaksanakan pada Kamis 29 Agustus 2024 yang salah satu isinya mengawal terkait RPKU Pemilihan Kepala Daerah juga bertepatan dengan pendaftaran calon Bupati di Kabupaten Kudus bisa menimbulkan gejolak dan mengoyak kondusifitas. 

Ada indikasi bahwa demo yang akan dilakukan merupakan kepentingan pribadi dari Presma BEM UMK maka dari itu banyak pihak yang mengecam Demo tersebut.

berdasarkan surat yang di tanda tangani 4 Gubernur BEM Fakultas, membuktikan bahwa Presma seharusnya lebih baik fokus terhadap permasalahan internal BEM, karena sebelum ada isu Demo, BEM UMK sudah mengalami gesekan internal yang isinya adalah pemakzulan Presma dari jabtannya. 
 Banyakanya permasalahan internal kampus, pemakzulan tersebut dilaksanakan forum terbuka dan Presma mengakui kesalahannya, dalam kesaksian para gubernur bem umk dia (presiden mahasiswa)  siap mundur dari jabatannya.
namun sampai sekrang DPM tidak berani mengambil langkah kongkrit permasalahn tersebut
Sehingga menjadi  tanda tanya besar ada apa dengan DPM  UMK??? 

4 Gubernur BEM Fakultas berharap supaya presma UMK segera mundur dengan legowo dan DPM segera mengambil langkah tegas dalam kasus ini karena DPM yang merupakan bagian penyambung aspirasi mahasiswa dan mempunyai  palu untuk memutuskan. 
DPM jangan menunggu gejolak internal BEM baru bertindak, dan jangan menjadi pengecut untuk mengabil sikap. (Nazar)


Pilihan Untukmu